Jangan Bergantung Kepada Makhluk


 

Sahabat Inspirasiku !

Doa kita bersama senantiasa dalam lindungan ALLAH Yang Maha Kuasa dan Berkuasa, Maha Kaya dan Memberi rizki.
Sahabatku,
Suatu kisah, seorang istri (ibu rumah tangga) bertanya kepada suaminya yang bekerja sebagai seorang karyawan di suatu perusahaan.
Ibu: "Mas, setelah sekian lama kamu berkerja di perusahaan, hampir sepuluh tahun lamanya, koq kita belum juga bertambah kaya ya? Jangankan mobil, sepeda juga kita gak punya?!"
Mendengar pertanyaan dari istrinya, lalu si suami menjawab;
Bapak: " Sabar ya, bu. Bapak kan hanya menjabat sebagai seorang staf biasa." jawabnya dengan penuh kehati-hatian, sebab dia khawatir jika istrinya mulai emosi dengan ketiadaan mereka.
Lalu, seorang anak mereka bertanya, "Pak, kapan saya punya tas baru? Teman saya yang bapaknya juga seorang staf dan baru aja diterima bekerja, sudah memiliki tas dan sepatu baru?"
Mendengar celotehan anak semata wayang mereka ini, kedua orangtua tersebut mulai terenyuh hatinya.
Mereka mulai mencari cara untuk "memperkayakan" diri agar status sosial mereka dipandang oleh masyarakatnya.
Dengan penuh kekesalan, Bapak tersebut mulai berpikir serta bahkan "menghalalkan" segala cara agar mendapatkan promosi jabatan di perusahaan tempat kerjanya.
Menggantungkan diri kepada pimpinannya (bahasa gaulnya: Cari Muka alias Jilat menjilat). Dia berkeyakinan, Jika dia menaruh HARAPAN PENUH kepada manajer ataupun pimpinannya, maka dia akan mampu memperkayakan diri dan keluarganya.
Hidupnya tidak terlepas dari "KETERGANTUNGAN pada MAKHLUK".
Sahabat Inspirasiku !!
Melalui media ini, kita berpesan. Mari Gantungkan ASA & HARAPAN hanya kepada Sang Kholiq (Pencipta), BUKAN kepada Makhluk-Nya.
Sebab, Makhluk juga masih butuh atau serba kekurangan dibanding dengan sesamanya.
Seorang yang telah memiliki sepeda, Akan BERKEINGINAN untuk memiliki mobil dan rumah mewah.
Seorang yang telah membuka dan memiliki rekening deposito, PASTI akan terus mencari cara agar tabungan bertambah. Demikianlah seterusnya.
Inilah hasrat yang dimiliki oleh semua manusia, Sahabatku.
Tapi Ingatlah !!!
Jangan sampai kita "LALAI" akan adanya ALLAH Sang Maha Kuasa, Yang Maha Kaya dan Maha Agung.
Harta, tahta juga jabatan Hanyalah sebuah AMANAH, bukan HAK MILIK (Mutlak), suatu saat pasti akan Hilang dan diambil oleh yang lainnya.
Sahabatku,
Mari kita menjadi Orang Luar Biasa, dengan mengerjakan sesuatu yang Biasa dengan CARA Yang LUAR BIASA.
Selamat Beraktivitas, Sahabat Inspirasiku !!

Post a Comment

0 Comments